Efek Penyalahgunaan dan Kecanduan Narkoba!

Efek Penyalahgunaan dan Kecanduan Narkoba! Obat-obatan adalah bahan kimia yang memengaruhi tubuh dan otak. Obat yang berbeda dapat memiliki efek yang berbeda. Beberapa efek dari obat-obatan termasuk konsekuensi kesehatan yang tahan lama dan permanen. Mereka bahkan dapat melanjutkan setelah seseorang berhenti minum obat.

Penyalahgunaan narkoba

Penyalahgunaan narkoba

Menurut informasi terkini ada beberapa cara seseorang dapat minum obat, termasuk suntikan, inhalasi dan konsumsi. Efek penyalahgunaan narkoba pada tubuh dapat bergantung pada bagaimana obat itu diberikan. Sebagai contoh, injeksi obat langsung ke aliran darah memiliki dampak langsung, sementara konsumsi memiliki efek tertunda. Tetapi semua obat yang disalahgunakan mempengaruhi otak.

Mereka menyebabkan dopamin dalam jumlah besar, suatu neurotransmitter yang membantu mengatur emosi, motivasi, dan perasaan senang kita, membanjiri otak dan menghasilkan “tinggi.” Akhirnya, obat-obatan dapat mengubah cara otak bekerja dan mengganggu kemampuan seseorang untuk membuat pilihan, yang mengarah pada keinginan kuat dan penggunaan obat kompulsif. Seiring waktu, perilaku ini dapat berubah menjadi ketergantungan zat, atau kecanduan narkoba.

Saat ini, lebih dari 7 juta orang menderita kelainan obat terlarang, dan satu dari empat kematian disebabkan oleh penggunaan obat terlarang. Faktanya, lebih banyak kematian, penyakit, dan kecacatan yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba daripada kondisi kesehatan lain yang dapat dicegah. Orang yang menderita kecanduan narkoba dan alkohol juga memiliki risiko lebih tinggi untuk cedera yang tidak disengaja, kecelakaan dan insiden kekerasan dalam rumah tangga.

Efek Penyalahgunaan Narkoba pada Kesehatan

Gangguan penggunaan zat dikaitkan dengan berbagai efek kesehatan jangka pendek dan jangka panjang. Mereka dapat bervariasi tergantung pada jenis obat, berapa banyak dan seberapa sering diminum dan kesehatan umum orang tersebut. Secara keseluruhan, efek dari penyalahgunaan dan ketergantungan narkoba bisa jauh jangkauannya. Mereka dapat mempengaruhi hampir setiap organ dalam tubuh manusia.

Efek Ketergantungan Obat pada Otak

Semua obat nikotin, kokain, ganja, dan lainnya dapat mempengaruhi sirkuit otak, yang merupakan bagian dari sistem limbik. Area otak ini memengaruhi naluri dan suasana hati. Obat-obatan menargetkan sistem ini, yang menyebabkan dopamin dalam jumlah besar — bahan kimia otak yang membantu mengatur emosi dan perasaan senang membanjiri otak. Banjir dopamin inilah yang menyebabkan “tinggi.” Ini adalah salah satu penyebab utama kecanduan narkoba.

Bagaimana Efek Penyalahgunaan Narkoba?

Meskipun penggunaan obat awal mungkin bersifat sukarela, obat-obatan dapat mengubah kimia otak. Ini benar-benar dapat mengubah kinerja otak dan mengganggu kemampuan seseorang untuk membuat pilihan. Ini dapat menyebabkan keinginan kuat dan penggunaan obat kompulsif.

Seiring waktu, perilaku ini dapat berubah menjadi ketergantungan zat atau kecanduan narkoba dan alkohol. Alkohol dapat memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang pada otak dan mengganggu jalur komunikasi otak. Ini dapat mempengaruhi suasana hati, perilaku dan fungsi kognitif lainnya.

Kerusakan otak juga dapat terjadi melalui defisiensi nutrisi yang diinduksi alkohol, kejang yang diinduksi alkohol, dan penyakit hati. Pada wanita hamil, paparan alkohol dapat berdampak pada otak bayi yang belum lahir, yang mengakibatkan gangguan spektrum alkohol janin.

Dilaporkan bahwa masalah otak yang diinduksi alkohol seringkali dapat diperbaiki dengan perawatan yang tepat. Pantang alkohol selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun dapat membantu memperbaiki sebagian kemampuan berpikir, seperti keterampilan mengingat.

Baca juga : Manfaat Jamu untuk Kesehatan!

Efek Obat terhadap Perilaku

Gangguan penggunaan zat dapat menyebabkan beberapa masalah perilaku, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Efek dari penyalahgunaan narkoba ini memiliki konsekuensi serius, seperti tidak masuk kerja, pelanggaran yang dapat dihukum, kecelakaan dan cedera.